Flaming Soccer ball
Corgi Tail Wagging

Senin, 11 November 2019



Teknik Dasar Pencak Silat

Secara umum, ada 9 aspek teknik dasar pencak silat yang harus dipahami oleh siapapun yang hendak menekuni seni beladiri ini. Aspek-aspek tersebut antara lain:
Teknik Dasar Pencak Silat
  1. Kuda-kuda
  2. Sikap Pasang
  3. Arah
  4. Pola Langkah
  5. Pukulan
  6. Tendangan
  7. Tangkisan
  8. Guntingan
  9. Kuncian
Setelah mengetahui aspek apa saja yang harus dipelajari, yuk kita kupas satu per satu mengenai teknik dasar pencak silat ini.

1. Kuda-kuda dalam Pencak Silat

Macam-macam kuda-kuda dalam pencak silat
ipapedia.web.id
Teknik dasar pencak silat yang wajib dikuasai yang pertama ialah kuda-kuda. Mengapa demikian? Karena kuda-kuda merupakan sebuah sikap menapakkan kaki yang berfungsi untuk persiapan menyerang lawan sekaligus mempertahahankan posisi agar tidak mudah dijatuhkan ketika berada dalam posisi bertahan.
Di dalam pencak silat ada 6 jenis sikap kuda-kuda yang harus kita tahu, antara lain:
  • Kuda-kuda Tengah
    Kuda-kuda ini dilakukan dengan membuka dan menekuk kedua lutut dengan tumpuan berat bedan berada di tengah.
  • Kuda-kuda Depan
    Dibentuk dengan posisi kaki bagian depan ditekuk dengan telapak kaki lurus mengarah ke depan dan kaki yang belakang lurus, kuda-kuda ini menumpukan berat badan di kaki depan.
  • Kuda-kuda Belakang
    Ada dua versi untuk kuda-kuda jenis ini, yang pertama yakni posisi sama dengan kuda-kuda depan hanya saja kaki yang ditekuk dan tumpuan dipindah ke kaki belakang.
  • Jenis yang kedua adalah menaruh berat badan pada kaki belakang dengan tumit tumpuan tegak dengan panggul, badan cenderung condong ke depan dan kaki depan jinjit dengan menapakkan tumit atau ujung kaki.
  • Kuda-kuda Samping
    Sama halnya dengan kuda-kuda depan, kuda-kuda ini dilakukan dengan menekuk satu kaki dan kaki yang lain lurus mengarah ke samping. Tumpuan berat badan diletakkan di kaki yang ditekuk dan bahu segaris atau sejajar dengan kaki.
  • Kuda-kuda Silang Depan
    Kuda-kuda silang depan dibentuk dengan menginjakkan satu kaki ke depan atau kebelakang kaki yang lain, berat badan ditumpukan pada satu kaki, kaki yang lain ringan sentuhan dengan ibu atau ujung jari kaki.
  • Kuda-kuda Silang Belakang
    Kuda-kuda silang belakang yakni kuda-kuda dengan salah satu kaki berada di belakang dengan keadaan menyilang dan kaki di tumpukan ke belakang, badan tetap lurus agar tidak jatuh saat melakukan gerakan tersebut.

2. Sikap Pasang

Sebuah sikap pasang yang dilakukan oleh pesilat
foto.tempo.co
Sikap pasang merupakan sebuah posisi yang biasanya dikombinasikan dengan kuda-kuda dan posisi ini bersifat fleksibel. Disaat seorang pesilat bergerak ketika bertarung, sikap dan gerakannya akan selalu berubah sering dengan perubahan posisi lawan.
Setelah menangkap sebuah titik celah pertahanan lawan, selanjutnya pesilat akan mencoba menyerang dengan serangan cepat, tepat dan tentunya terukur.
Ada banyak sikap pasang dalam teknik dasar pencak silat, karena posisi ini merupakan ciri khas dari setiap aliran atau perguruan yang bisa membedakan antara satu dengan yang lainnya.
Namun secara umum ada empat sikap pasang yang sudah dikenal secara luas, antara lain:
  • Pasang Satu
    Sikap pasang dengan posisi badan tegak dan kedua tangan disamping dalam keaadaan siap silat dan kedua kaki di buka selebar bahu.
  • Pasang Dua
    Sikap pasang dengan badan tetap pada posisi tegak, kaki dibuka selebar bahu, kedua tangan mengepal dan sejajar dengan pinggang.
  • Pasang Tiga
    Sikap pasang dengan badan pada posisi tegak lurus, kaki di buka selebar bahu, tangan diangkat sejajar mata, dan posisi menyilang dengan tangan terbuka.
  • Pasang Empat
    Sikap pasang dengan kaki di buka selebar bahu, tangan diangkat sejajar mata, dengan posisi menyilang dan tangan mengepal.

3. Arah

Selain kuda-kuda dan sikap pasang, pemahaman tentang arah juga sangat penting. Hal ini berhubungan kemana pesilat akan melangkah ketika dalam posisi menyerang atau bertahan.
Dalam dunia persilatan arah dikenal dengan depalan penjuru mata angin. Dan cara melatihnya adalah dengan menggeser kuda-kuda dan sikap pasang sesuai gambar mata angin yang ada.

4. Pola Langkah

pola langkah dalam teknik dasar pencak silat
pshtlandak.wordpress.com
Nah ini dia teknik dasar yang menjadi ciri khas pencak silat. Pola langkah atau penggunaan langkah ialah perubahan injakan kaki dari sudut tempat ke tempat yang lain.
Intinya pencak silat itu adalah gabungan dari kekokohan kuda-kuda yang dikombinasikan dengan fleksibel atau luwesnya pergerakan langkah dan disempurkanan dengan pemahaman arah yang benar.
Kalau pesilat sudah mengusai hal itu, serangannya akan sulit dibaca dan pertahanannya akan sulit ditembus oleh lawan.
Berbicara mengenai pola langkah, ada 6 jenis yang sudah dikenal dan digunakan dalam banyak perguruan pencak silat, antara lain:
Pola Langkah Pencak Silat
  • Pola langkah lurus
  • Pola langkah zig zag
  • Pola langkah segitiga
  • Pola langkah segiempat
  • Pola langkah U
  • Pola langkah S

5. Pukulan


Pukulan merupakan usaha yang dilakukan baik dalam menyerang atau bertahan dengan menggunakan lengan tangan. Dalam teknik dasar pencak silat ada empat jenis pukulan yang harus dikuasai, antara lain:
Pukulan dalam Pencak Silat
  • Pukulan Lurus
    Sebuah pukulan yang dilakukan dengan fokus ke arah depan, sasarannya ialah dada lawan. Dan tangan yang lain ditekuk didepan dada kita dengan tujuan menutup arah point sebagai bentuk pertahanan.
  • Pukulan Tegak
    Seperti halnya pukulan lurus, jenis pukulan ini mempunyai sasaran yaitu bahu. Biasanya pukulan ini dilakukan ketika pesilat saling berhadapan dalam kondisi bahu lawan yang terbuka.
  • Pukulan Bandul
    Jika memakai bahasa modern pukulan ini dikenal dengan uppercut, yakni satu mengayunkan tangan kearah ulu hati lawan. Dan tangan yang lain menutup celah serangan lawan di dada kita.
  • Pukulan Melingkar
    Mungkin pukulan jenis ini yang jarang digunakan pada beladiri pada umumnya. Seperti halnya pukulan bandul, hanya saja gerakan pukulan melingkar lebih melebar dengan target sasaran pinggang lawan.

6. Tendangan


Ada banyak sekali ragam tendangan dalam pencak silat. Namun karena kita belajar teknik dasarnya, empat jenis inilah yang mungkin bisa dengan mudah untuk dipelajari.
Tendangan dalam Teknik Dasar Pencak Silat
  • Tendangan A. Tendangan lurus ke depan dengan menggunakan cocor kaki yang mengarah ke ulu hati lawan.
  • Tendangan C atau Sabit. Tendangan dari samping dengan menggunakan cocor atau pungggung kaki yang mengarah ke tulang rusuk lawan.
  • Tendangan T Tendagan samping dengan menggunakan pedang kaki (telapak kaki) atau tumit yang mengarah ke tulang rusuk atau dada lawan. Jika dilihat, tendangan ini sepintas membentuk huruf T.
  • Tendangan Melingkar. Tendangan yang dilakukan dengan memutarkan kaki dengan hentakan yang memakai tumit. Sasaran tendangan ini biasanya dada dan punggung lawan tergantung dengan kondisi yang ada.

7. Tangkisan


Tangkisan merupakan usaha pertahanan dari setiap serangan lawan, baik berupa tendangan maupun pukulan. Ada empat jenis tangkisan yang dapat kita pelajari dengan mudah, antara lain:
Tangkisan 
  • Tangkisan Dalam. Tangkisan yang dilakukan dengan menggerakkan tangan dari luar ke arah dalam sejajar dengan bahu.
  • Tangkisan Luar. Kebalikan dengan tangkisan dalam, tangkisan ini membuang tendangan atau pukulan lawan ke arah kiri maupun kanan.
  • Tangkisan Atas. Tangkisan yang dilakukan untuk melindungi kepala dari serangan lawan. Gerakannya yakni membentuk tangan dalam posisi siku dan mengayunkannya dari bawah ke atas.
  • Tangkisan Bawah. Tangkisan ini berfungsi untuk melindungi kemaluan, dilakukan dengan menyilangkan tangan seperti huruf X dengan jari terbuka namun rapat dan mengayunkannya dari atas ke bawah.

8. Guntingan

Teknik guntingan pencak silat
cdamediamedia.com
Teknik ini dilakukan dengan cara tendangan dan jepitan seperti menggunting bagian tubuh lawan yang bertujuan untuh menjatuhkan sekaligus menguncinya. Ada tiga jenis teknik guntingan, yaitu guntingan bawah dengan sasaran kaki, guntingan tengah dengan sasaran dada dan guntingan atas dengan sasaran leher.
Walaupun dikatakan teknik dasar dalam pencak silat, namun teknik ini tidak disarankan untuk pemula karena memiliki resiko kegagalan yang cukup tinggi.

9. Kuncian

Teknik Kuncian dalam pencak silat
wenwu.fr
Nah, teknik dasar pencak silat yang terakhir adalah kuncian. Kuncian merupakan suatu teknik untuk melumpuhkan agar tidak dapat melanjutkan pergerakannya. Teknik ini menyasar bagian vital tubuh seperti leher, pergelangan tangan, lengan, dagu, selangkangan kaki dan bahu musuh.
Itulah 9 teknik dasar pencak silat yang bisa kamu pelajari di rumah. Dengan terus berlatih ketangkasan dan kemahiran akan kamu dapatkan dengan sendirinya. Selamat Mencoba!!
Semoga artikel ini bermanfaat. Terima Kasih!!

Jumat, 13 September 2019



ATLETIK

ATLETIK adalah ibu dari semua cabang olahraga. Dalam praktiknya, atletik tak hanya membutuhkan kekuatan kaki, kelenturan tubuh dan fisik namun juga skills mumpuni.


Berikut daftar nomor di cabang atletik terpopuler versi responden 
1. Lari Jarak Jauh (60%)

10 Nomor Paling Populer di Cabang Atletik



Lari merupakan bagian dari cabang olahraga atletik paling sederhana dan paling sering dilakukan orang awam. Belakangan ini olahraga lari, khususnya marathon menjadi primadona di kalangan anak muda. Selain menjadi tren, olahraga ini juga murah meriah namun bisa membuat tubuh menjadi bugar.



2. Lari Jarak Pendek (9%)

10 Nomor Paling Populer di Cabang Atletik



Olahraga ini memerlukan tingkat konsentrasi tinggi dan stamina prima. Jenis olahraga ini dilakukan dengan objektif berlari dengan waktu secepatcepatnya. Ada 3 kategori lintasan yang digunakan, yakni 100 meter, 200 meter serta 400 meter.






3. Jalan Cepat (6%)

10 Nomor Paling Populer di Cabang Atletik



Indonesia mendulang prestasi melalui cabang olahraga jalan cepat pada SEA Games 2017 Malaysia. Atlet jalan cepat Indonesia Hendro meraih medali emas pertama tim atletik Indonesia di Stadion Bukit Jalil Kuala Lumpur, Malaysia.



4. Lari Estafet (6%)

10 Nomor Paling Populer di Cabang Atletik



Kerjasama dan kekompakan tim sangat dibutuhkan untuk memenangkan kompetisi lari estafet. Empat orang pelari dalam satu tim harus mampu bahu membahu untuk menuju garis finish secepat-cepatnya.



5. Tolak Peluru ((3%)

10 Nomor Paling Populer di Cabang Atletik



Cabang olahraga atletik ini menggunakan bola besi yang menyerupai peluru dan memiliki berat tertentu. Cara melakukan tolak peluru dengan mendorong bola besi sejauh mungkin. Semakin jauh tolakan, maka nilai yang didapat makin tinggi.



6. Lompat Jauh (3%)

10 Nomor Paling Populer di Cabang Atletik



Olahraga ini membutuhkan kekuatan kaki dalam melakukan lompatan dan mendarat sejauh mungkin. Semakin jauh jarak mendarat, maka nilai yang didapatkan semakin tinggi. Lompat jauh dilakukan dengan cara lari sprint kemudian melompat pada garis yang sudah ditentukan dengan sekuat tenaga. Biasanya jarak lompatan berkisar lima sampai tujuh meter.



7. Lompat Tinggi (3%)

10 Nomor Paling Populer di Cabang Atletik



Selain kekuatan kaki, kelenturan tubuh juga sangat dibutuhkan pada olahraga ini. Tubuh harus bisa melampaui mistar yang melintang dengan ketinggian tertentu, tanpa menyentuhnya. Poin terpenting dari olahraga ini untuk membuat lompatan tertinggi atau setinggi mungkin tanpa menyentuh mistar ataupun membuat mistar terjatuh.

8. Lempar Cakram (2%)

10 Nomor Paling Populer di Cabang Atletik



Olahraga ini menggunakan cakram berukuran diameter 220 mm. Untuk laki-laki, berat cakram mencapai 2 kg, sementara cakram untuk perempuan mencapai 1 kg. Kekuatan otot tangan dan kaki dibutuhkan untuk menghasilkan lemparan yang maksimal.



9. Lempar Lembing (2%)

10 Nomor Paling Populer di Cabang Atletik



Cabang olahraga atletik ini menggunakan lembing sebagai alat utamanya. Nilai di olahraga ini diukur dari jarak lemparan lembing terjauh. Olahraga ini melatih keseimbangan dan konsentrasi. Selain melatih otot tangan, olahraga ini juga melatih kekuatan otot kaki.



10. Lompat Galah (2%)

10 Nomor Paling Populer di Cabang Atletik



Memiliki teknik yang hampir sama dengan lompat tinggi, hanya saja pembedanya adalah dengan menggunakan galah sebagai alat bantunya. Lompat galah memerlukan teknik khusus agar bisa menancapkan galah kemudian melakukan lompatan melewati mistar panjang. Olahraga ini memerlukan kekuatan pada tangan dan kaki.

Selasa, 23 Juli 2019



1. Pengertian dan Asal-Usul Bolabasket 

Sekarang coba kamu baca tentang pengertian dan sejarah permainan bolabasket berikut ini. Permainan bolabasket dimainkan oleh dua regu putra maupun putri yang masing-masing regu terdiri dari 5 orang pemain. Permainan bertujuan mencari nilai/angka sebanyak-banyaknya dengan cara memasukkan bola ke keranjang basket lawan dan mencegah lawan untuk mendapatkan nilai. Dalam memainkan bola pemain dapat mendorong bola, memukul bola dengan telapak tangan terbuka, melemparkan atau menggiring bola ke segala penjuru dalam lapangan permainan. Tujuan permainan bolabasket adalah memasukkan bola ke keranjang lawan dan menjaga keranjang sendiri agar tidak kemasukkan bola. Untuk dapat memainkan bola dengan baik perlu melakukan teknik gerakan dengan baik. Gerakan yang baik menimbulkan efisiensi kerja dan berkat pembelajaran yang teratur mendapatkan efektivitas yang baik pula. Permainan bolabasket yang kita kenal sekarang ini diciptakan oleh Dr. James A. Naismith pada tahun 1891 atas anjuran Dr. Luther Halsey Gulick. Dr. Luther menganjurkan kepada Dr. Naismith untuk menciptakan permainan baru yang dapat dimainkan di dalam gedung, mudah dimainkan, mudah dipelajari dan menarik. Pada mulanya Dr. Naismith menggunakan keranjang sebagai sasarannya, maka permainan baru itu dinamakan basket ball. Pada tahun 1924 permainan bolabasket didemonstrasikan pada olimpiade di Perancis. Pada tanggal 21 Juni 1932 atas prakarsa Dr. Elmer Beny, direktur sekolah olahraga di Jeneva diadakan konferensi bolabasket. Dalam konferensi ini terbentuklah Federasi Bolabasket Internasional yang diberi nama Federation Internationale de Basketball Amateur (FIBA). Pada tahun 1936 untuk pertama kali permainan bolabasket dipertandingkan dalam olimpiade di Jerman, yang diikuti oleh 21 negara. Permainan bolabasket masuk ke Indonesia setelah Perang Dunia ke-II dan dibawa oleh para perantau Cina. Pada PON I di Surakarta bolabasket telah masuk dalam acara pertandingan. Pada tanggal 23 Oktober 1951 berdirilah Persatuan Basketball Seluruh Indonesia (PERBASI). Pada tahun 1953 PERBASI diterima menjadi anggota FIBA. Pada tahun 1955 perpanjangan PERBASI diubah menjadi Persatuan Bolabasket Seluruh Indonesia dengan singkatan tetap PERBASI. 
Sumber: www.perbasi.or.id.
 




2. Lapangan Permainan Bolabasket 

3. Pembelajaran Teknik Dasar Permainan Bolabasket 
Permainan bolabasket merupakan permainan yang gerakannya sangat kompleks, yaitu gabungan dari jalan, lari, lompat, serta unsur kekuatan, kecepatan, ketepatan, kelenturan, dan lain-lain.  Untuk melakukan gerakangerakan bolabasket secara baik diperlukan kemampuan dasar fisik yang memadai. Dengan kondisi fisik yang baik akan memudahkan melakukan gerakan-gerakan yang lebih sulit (kompleks).  Tujuan permainan bolabasket adalah memasukkan bola ke keranjang lawan dan menjaga keranjang sendiri agar tidak kemasukkan bola. Untuk dapat memainkan bola dengan baik perlu melakukan teknik gerakan dengan baik. Gerakan yang baik menimbulkan efisiensi kerja dan berkat pembelajaran yang teratur mendapatkan efektivitas yang baik pula. Teknik dasar permainan bolabasket antara lain : 
(1) Teknik melempar dan menangkap bola, 
(2) Teknik menggiring bola, 
(3) Teknik menembak, 
(4) Teknik gerakan berporos, 
(5) Teknik Lay-Up shoot, dan 
(6) Teknik merayah/ rebound. 

Sebelum kamu mempelajari teknik dasar permainan bolabasket, coba kamu bermain bolabasket yang dimodifikasi. Dalam bermain, kamu diharapkan dapat menunjukkan nilai-nilai sikap seperti: kerja sama, tanggung jawab, menghargai teman, disiplin, dan toleransi. Sambil bermain coba kamu amati dan rasakan gerakan melempar dan menangkap bola yang mana  yang mudah dilakukan. Cara bermain bolabasket yang dimodifikasi adalah sebagai berikut.
1) Peserta didik dibagi dua kelompok, setiap kelompok beranggotakan  5 atau 6 orang. 
2) Pancangkan dua buah gawang pada masing-masing bagian belakang lapangan bolabasket. 
3) Kemudian bermain melempar tangkap bola dengan menggunakan gawang sebagai sasaran tembakan. 
4) Teknik melempar dan menangkap bola yang digunakan adalah dari dada dan dari atas kepala. 
5) Selama pembelajaran ini coba kamu amati dan rasakan gerakan melempar dan menangkap bola yang enak dirasakan.


Setelah kamu bermain bolabasket yang dimodifikasi, pelajari teknik dasar melempar dan menangkap bola permainan bolabasket yang benar. Teknik-teknik melempar dan menangkap bola permainan bolabasket tersebut akan diuraikan secara lengkap sebagai berikut.

a. Pembelajaran Teknik Melempar Bola 
Untuk dapat melempar atau mengoperkan bola, harus dikuasai terlebih dahulu cara memegang dan menangkap  bolabasket.

1) Pembelajaran Memegang Bola dengan 
Dua Tangan Sekarang coba kamu praktikkan memegang bola dengan cara berikut ini.
a) Amati dan rasakan posisi tanganmu dalam memegang bola basket dengan baik. 
b) Temukan posisi tangan yang paling sesuai buat dirimu. 
c) Lakukan memegang bola berulang-ulang sampai kamu dapat merasakan posisi tangan yang enak dalam memegang bola. 
d) Selama pembelajaran ini coba kamu amati dan rasakan posisi tangan yang enak dalam memegang bola. Untuk dapat memegang bola basket dengan benar, jari-jari tangan dibuka, dan diletakkan di depan dada dan pada waktu menerima atau akan mengoper bola, sikap kaki kuda-kuda.



 2) Pembelajaran Mengoper Bola dengan Dua Tangan Dari Depan Dada 
 Mengoper bola adalah salah satu usaha dari seorang pemain untuk membagi atau memberi bola kepada temannya agar dapat memasukkan bola ke keranjang lawan. Mengoper bola dengan dua tangan dari depan dada (chest pass) merupakan operan yang sering dilakukan dalam suatu pertandingan bolabasket. Operan ini berguna untuk operan jarak pendek, karena mengoper bola dengan cara ini akan menghasilkan kecepatan, ketepatan, dan kecermatan terhadap teman yang diberi bola. Jarak lemparan 5 sampai 7 meter. Sekarang coba kamu praktikkan melempar bola dengan dua tangan dari depan dada dengan cara berikut ini.
a)  Amati dan rasakan tolakan/lemparan bola dari depan dada dengan kedua tanganmu, dan tenaga yang disalurkan ke bola sehingga bola terlempar dengan baik. 
b)  Temukan pola gerakan yang paling sesuai buat dirimu. 
c)  Lakukan melempar bola dengan dua tangan dari depan dada berulangulang sampai kamu dapat merasakan pola gerakan yang enak dalam melempar bola.  Untuk dapat melempar bola dari depan dada dengan benar, bola dipegang dengan kedua telapak tangan dan jari-jari terbuka dan bola dilemparkan dengan menolak lurus ke depan.



 3) Pembelajaran Mengoperkan Bola dari Atas Kepala 
Operan ini dilakukan dengan dua tangan dan bola berada di atas kepala agak ke belakang.  Untuk melakukan operan ini pada dasarnya sama dengan operan setinggi dada, hanya posisi letak bola yang berbeda, yaitu di atas kepala. Sekarang coba kamu praktikkan melempar bola dengan dua tangan dari depan dada dengan cara berikut ini.
a) Amati dan rasakan tolakan/lemparan bola dari atas kepala dengan kedua tanganmu, dan tenaga yang disalurkan ke bola sehingga bola terlempar dengan baik. 
b) Temukan pola gerakan yang paling sesuai buat dirimu. 
c) Lakukan melempar bola dengan dua tangan dari atas kepala berulang-ulang sampai kamu dapat merasakan pola gerakan yang enak dalam melempar bola. Untuk dapat melempar bola dari atas kepala dengan benar, bola dipegang dengan kedua tangan dan berada di atas kepala, kemudian dilempar dengan mendorong bola ke atas.

 4) Pembelajaran Mengoperkan Bola Pantulan 
Operan pantulan dilakukan dengan dua tangan dalam posisi bola di depan dada. Operan pantulan sangat baik dilakukan untuk menerobos lawan yang tinggi. Bola dipantulkan di samping kiri/kanan lawan, dan teman sudah siap menjemputnya di belakang lawan. Sekarang coba kamu praktikkan melempar bola dengan dua tangan dari depan dada dengan cara berikut ini.
a) Amati dan rasakan tolakan/lemparan bola pantulan dengan kedua tanganmu, dan tenaga yang disalurkan ke bola sehingga bola terlempar dengan baik.
b) Temukan pola gerakan yang paling sesuai buat dirimu. 
c) Lakukan melempar bola dengan dua tangan dengan teknik pantulan berulang-ulang sampai kamu dapat merasakan pola gerakan yang enak dalam melempar bola. Untuk dapat melempar bola dengan teknik pantulan dengan benar, bola dilemparkan dengan tolakan dua tangan menyerong ke bawah dan bola dilepaskan setinggi pinggang dan harus diarahkan pada suatu tempat (titik) kira-kira 1 meter di depan penerima.
 5) Pembelajaran Mengoperkan Bola dari Samping 
Operan samping dilakukan dengan satu tangan. Operan ini gerakannya lebih wajar (rileks) sebab dapat lebih kuat dan lebih jauh. Oleh karena itu dapat digunakan untuk jarak sedang dan jarak jauh (± 7 meter). Sekarang coba kamu praktikkan melempar bola dari samping dengan cara berikut ini.
a) Amati dan rasakan tolakan/lemparan bola dari samping dengan kedua tanganmu, dan tenaga yang disalurkan ke bola sehingga bola terlempar dengan baik. 
b) Temukan pola gerakan yang paling sesuai buat dirimu. 
c) Lakukan melempar bola dengan dua tangan dari samping berulang-ulang sampai kamu dapat merasakan pola gerakan yang enak dalam melempar bola. Untuk dapat melempar bola dari samping dengan benar, bola dipegang  dengan tangan kanan, lalu dibawa ke samping telinga kanan dan setelah itu lemparkan bola ke depan melambung ke atas.
 6) Pembelajaran Mengoperkan Bola Lengkung Samping 
Sekarang coba kamu praktikkan melempar bola lengkung samping (kaitan) dengan cara berikut ini. 
a) Amati dan rasakan tolakan/lemparan bola dengan teknik kaitan dengan tanganmu, dan tenaga yang disalurkan ke bola sehingga bola terlempar dengan baik.
b) Temukan pola gerakan yang paling sesuai buat dirimu. 
c) Lakukan melempar bola dengan teknik kaitan berulang-ulang sampai kamu dapat merasakan pola gerakan yang enak dalam melempar bola. Untuk dapat melempar bola dengan teknik kaitan dengan benar, pegang bola dengan kedua tangan di depan dada, lalu lemparkan bola dengan gerakan mengait dan lengan agak ditekuk dan digerakkan ke arah kiri.
7) Pembelajaran Mengoperkan Bola dari Bawah 
Lemparan ini sangat baik dilakukan untuk operan jarak dekat terutama sekali bila lawan melakukan penjagaan satu lawan satu.  Sekarang coba kamu praktikkan mengoper bola dari bawah dengan cara berikut ini. 
a) Amati dan rasakan tolakan/lemparan bola dari bawah dengan kedua tanganmu, dan tenaga yang disalurkan ke bola sehingga bola terlempar dengan baik. 
b) Temukan pola gerakan yang paling sesuai buat dirimu. 
c) Lakukan melempar bola dari bawah berulang-ulang sampai kamu dapat merasakan pola gerakan yang enak dalam melempar bola. Untuk dapat melempar bola dari bawah dengan benar, pegang bola dengan kedua tangan di samping badan dan bola dilepaskan setinggi antara pinggang dan dada penerima bola.

b. Pembelajaran Teknik Menangkap Bola 

Antara lemparan (operan) dan menangkap bola merupakan dua unsur yang sulit dipisahkan. Sebab untuk melakukan lemparan biasanya dimulai dari menangkap bola terlebih dahulu.
Sekarang coba kamu praktikkan menangkap bola dengan cara berikut ini.
a) Amati dan rasakan perkenaan tangan dengan bola dengan kedua tanganmu, dan tenaga yang disalurkan ke bola sehingga bola tertangkap dengan baik. 
b) Temukan pola gerakan yang paling sesuai buat dirimu. 
c) Lakukan menangkap bola berulang-ulang sampai kamu dapat merasakan pola gerakan yang enak dalam menangkap bola. 
d) Selama pembelajaran, coba lakukan saling mengoreksi gerakan yang dilakukan oleh temanmu. Untuk dapat menangkap bola dengan benar, kedua tangan lurus ke depan dan kedua telapak tangan menghadap ke depan serta jari-jari tangan terbuka.


c. Bentuk-bentuk Pembelajaran Melempar dan Menangkap Bola 

Gerakan melempar dan menangkap bola dapat dilakukan dengan cara: berpasangan dan berkelompok. Bentuk-bentuk pembelajaran melempar dan menangkap bola antara lain sebagai berikut.

1) Pembelajaran melempar dan menangkap bola berpasangan di tempat 
Sekarang coba kamu praktikkan melempar dan menangkap secara  berpasangan dengan cara berikut ini.
a) Cari pasanganmu yang seimbang. 
b) Berdiri saling berhadapan dengan jarak 3–5 meter. 
c) Kemudian kamu dan temanmu saling melempar dan menangkap bola setinggi dada. 
d) Lakukan pembelajaran ini 15–20 kali lemparan secara bergantian. 
e) Selama pembelajaran ini coba kamu amati dan rasakan gerakan melempar dan menangkap bola yang enak dirasakan.
f) Selama pembelajaran, coba saling mengoreksi gerakan yang dilakukan oleh temanmu.


2) Pembelajaran melempar dan menangkap bola bertiga 
Sekarang coba kamu praktikkan melempar dan menangkap bola yang   dilakukan bertiga dengan cara berikut ini. 
a) Cari temanmu 3 orang dan membentuk segitiga dan saling berhadapan. 
b) Kemudian coba kamu lakukan melempar dan menangkap bola secara bergantian dengan kedua temanmu di tempat. 
c) Jika kamu dan temanmu sudah lancar melakukan di tempat, coba lakukan sambil bergerak maju, mundur dan menyamping dengan lemparan setinggi  dada dan dari atas kepala. 
d) Pembelajaran dilakukan berulang-ulang sampai 15 – 20 kali melempar dan menangkap bola. 
e) Selama pembelajaran ini coba kamu amati dan rasakan gerakan melempar dan menangkap bola yang enak dirasakan. 
f) Selama pembelajaran, coba saling mengoreksi gerakan yang dilakukan oleh temanmu.
3) Pembelajaran melempar dan menangkap bola formasi berbanjar 
Sekarang coba kamu praktikkan melempar dan menangkap bola yang   dilakukan dengan formasi berbanjar dengan cara berikut ini. a) Cari pasanganmu yang seimbang. b) Berdiri berhadapan berbanjar. c) Kemudian melempar dan menangkap bola bergantian. d) Bagi siswa yang sudah melempar bola ke teman di depannya, kemudian langsung pindah ke barisan belakang. e) Lakukan pembelajaran ini berulang-ulang sampai 15–20 melempar dan menangkap bola. f) Selama pembelajaran ini coba kamu amati dan rasakan gerakan melempar dan menangkap bola yang enak dirasakan. g) Selama pembelajaran, coba lakukan mengoreksi gerakan yang dilakukan oleh temanmu.


d. Pembelajaran Teknik Dasar Menggiring Bola 

Menggiring bola adalah upaya membawa bola dengan cara memantulkan bola di tempat, memantulkan bola sambil berjalan dan memantulkan bola sambil berlari.  Menggiring bola merupakan suatu usaha untuk membawa bola menuju ke depan/ke lapangan lawan. Cara menggiring bola yang dibenarkan adalah dengan satu tangan (kiri/kanan). Kegunaan menggiring bola adalah untuk mencari peluang serangan, menerobos pertahanan lawan, dan memperlambat tempo permainan. Sebelum kamu mempelajari teknik dasar menggiring bola permainan bolabasket, coba kamu bermain bolabasket yang dimodifikasi. Dalam bermain, kamu diharapkan dapat menunjukkan nilai-nilai sikap seperti: kerja sama, tanggung jawab, menghargai teman, disiplin, dan toleransi. Sambil bermain coba kamu amati dan rasakan gerakan menggiring bola yang mana mudah dilakukan. Cara bermain bolabasket yang dimodifikasi adalah sebagai berikut.
1) Berdiri dengan kaki kiri di depan dan kaki kanan di belakang, lutut sedikit ditekuk. 
2) Kedua tangan lurus ke depan dan kedua telapak tangan menghadap ke depan. 
3) Pancangkan bendera sebanyak 5 sampai 6 buah dengan jarak 20–25 meter. 
4) Kemudian coba kamu lakukan menggiring bola sambil berjalan dengan mengitari bendera. 
5) Jika kamu sudah lancar melakukan menggiring sambil berjalan, maka lakukan menggiring bola sambil berlari dengan mengitari rintangan. 
6) Pembelajaran ini dilakukan secara perorangan atau kelompok dan dilakukan 2–3 kali putaran. 
7) Selama pembelajaran ini coba kamu amati dan rasakan gerakan menggiring bola yang enak dirasakan. 
8) Selama pembelajaran, coba lakukan saling mengoreksi gerakan yang dilakukan oleh temanmu.

Setelah kamu bermain bolabasket yang dimodifikasi, selanjutnya kamu mempelajari teknik dasar menggiring bola permainan bolabasket yang benar. Teknik-teknik menggiring bola permainan bolabasket tersebut akan diuraikan secara lengkap sebagai berikut.

1) Pembelajaran Menggiring Bola di Tempat
 
Sekarang coba kamu praktikkan menggiring bola di tempat dengan cara berikut ini.
a) Amati dan rasakan perkenaan bola dengan tanganmu, dan tenaga yang disalurkan ke bola sehingga bola terpantul dengan baik. 
b) Temukan pola gerakan yang paling sesuai buat dirimu. 
c) Lakukan menggiring bola berulang-ulang sampai kamu dapat merasakan pola gerakan yang enak dalam menggiring bola. 
d) Selama pembelajaran, coba lakukan saling mengoreksi gerakan yang dilakukan oleh temanmu. Untuk dapat menggiring bola dengan benar, bola dipantul-pantulkan di depan, samping kiri, dan kanan dengan telapak tangan berikut jari-jari tangan terbuka (bukan dipukul-pukul). Gerakan tangan mengikuti arah pantulan bola.

2) Pembelajaran Menggiring Bola Sambil Berjalan 
Cara melakukannya sama dengan cara memantulkan bola di tempat kemudian dilanjutkan sambil berjalan dengan memantulkan bola ke samping kiri dan kanan.

3) Pembelajaran Menggiring Bola Sambil Berlari 
Cara melakukannya sama seperti memantulkan bola di tempat, hanya pantulan bolanya seirama dengan kecepatan lari, penguasaan bola selalu dalam jarak yang dapat dikuasai.
4) Bentuk-bentuk Pembelajaran Menggiring Bola 
Gerakan menggiring bolabasket dapat dilakukan dengan cara: berpasangan dan berkelompok. Dalam melakukan gerakan menggiring bola basket, peserta didik diharapkan dapat menunjukkan nilai-nilai sikap seperti: kerja sama, tanggung jawab, menghargai teman, disiplin, dan toleransi. Bentuk-bentuk pembelajaran menggiring bolabasket antara lain sebagai berikut.

a) Pembelajaran 1 
 Cara menggiring bola lurus adalah sebagai berikut.
(1) Berdiri dengan kaki kiri di depan dan kaki kanan dibelakang, lutut sedikit ditekuk. 
(2) Kedua tangan lurus ke depan dan kedua telapak tangan menghadap ke depan. 
(3) Kemudian coba kamu pantul-pantulkan bola dengan tangan kanan di tempat. 
(4) Jika kamu sudah lancar di tempat, maka lakukan menggiring bola sambil berjalan, kemudian dilanjutkan dengan berlari. 
(5) Selama pembelajaran ini coba kamu amati dan rasakan gerakan menggiring bola yang enak dirasakan. 
(6) Selama pembelajaran, coba lakukan saling mengoreksi gerakan yang dilakukan oleh temanmu.

b) Pembelajaran 2 
Cara menggiring bola menyamping dan maju mundur adalah sebagai berikut.
(1) Berdiri dengan kaki kiri di depan dan kaki kanan dibelakang, lutut sedikit ditekuk. 
(2) Kedua tangan lurus ke depan dan kedua telapak tangan menghadap ke depan. 
(3) Kemudian coba kamu lakukan menggiring bola sambil bergerak mundur. 
(4) Jika kamu sudah lancar menggiring bola mundur, maka lanjutkan dengan gerakan sambil bergerak menyamping kea rah kanan dan kiri.
(5) Selama pembelajaran ini coba kamu amati dan rasakan gerakan menggiring bola yang enak dirasakan. 
(6) Selama pembelajaran, coba lakukan saling mengoreksi gerakan yang dilakukan oleh temanmu.

c) Pembelajaran 3 
Cara menggiring bola melewati rintangan adalah sebagai berikut.
(1) Berdiri dengan kaki kiri di depan dan kaki kanan di belakang, lutut sedikit ditekuk. 
(2) Kedua tangan lurus ke depan dan kedua telapak tangan menghadap ke depan. 
(3) Pancangkan patok/kursi sebanyak 4 sampai 5 buah dengan jarak 15–20 meter. 
(4) Kemudian coba kamu lakukan menggiring bola secara zig-zag (berkelok-kelok) melalui rintangan sambil berjalan. 
(5) Jika kamu sudah lancar menggiring zig-zag, maka giring bola sambil berlari dengan melewati rintangan. 
(6) Pembelajaran ini dilakukan secara perorangan atau kelompok dan dilakukan 3–5 kali putaran. 
(7) Selama pembelajaran ini coba kamu amati dan rasakan gerakan menggiring bola yang enak dirasakan. 
(8) Selama pembelajaran, coba lakukan saling mengoreksi gerakan yang dilakukan oleh temanmu.


e. Bermain Bolabasket Secara Sederhana 

Bentuk-bentuk bermain bolabasket secara sederhana adalah sebagai berikut.
1) Pembelajaran 1
Bermain bola basket dengan menggunakan gawang kecil yang mengutamakan teknik menggiring, menangkap dan melempar. 
a) Peserta didik dibagi dua regu, masing-masing regu terdiri dari 5 atau 6 pemain. 
b) Buatlah dua buah gawang yang dipasang di garis belakang. 
c) Kemudian lakukan bermain dengan menggiring bola satu tangan (kiri/kanan) 
d) Bola dapat digiring tidak lebih dari 3 langkah. 
e) Bola dapat dibawa tidak lebih dari 2 langkah. 
f) Selama pembelajaran ini coba kamu amati dan rasakan gerakan menggiring bola yang enak dirasakan.


2) Pembelajaran 2:
 Bermain bolabasket menggunakan setengah lapangan, jumlah pemain adalah 2 lawan 3 dilanjutkan dengan 4 lawan 3 atau 5 lawan 4, yaitu : 
a) 2 pemain penyerang dan bertahan 3 pemain. 
b) 4 pemain penyerang dan bertahan 3 pemain. 
c) 5 pemain penyerang dan bertahan 4 pemain.



3) Pembelajaran 3: 
Bermain bola basket menggunakan satu lapangan dibagi dua bidang. Cara bermainnya adalah sebagai berikut.
a) Regu a menempatkan pemainnya di lapangan b sebanyak 2 orang pemain, begitu juga regu b menempatkan 2 pemain di lapangan a. 
b) Para pemain boleh menggiring, melempar, dan menembak bola. 
c) Saat menggiring bola pemain yang berada pada lapangan a dan b tidak boleh melewati garis tengah. 
d) Jadi yang berhak melakukan serangan pada lapangan lawan hanya 2 orang pemain. 
e) Regu pemenang adalah regu yang dapat memasukkan bola ke ring basket lebih banyak. 
f) Lama permainan 5–10 menit.


sumber : Buku PJOK Kelas Kurkikulum 2013