Flaming Soccer ball
Corgi Tail Wagging

Selasa, 31 Maret 2026

Budaya Hidup Sehat

Materi Budaya Hidup Sehat
    memahami bahaya merokok, minuman keras, dan narkotika, zat-zat aditif (NAPZA) dan obat berbahaya lainnya terhadap kesehatan tubuh



  1. NARKOTIKA, ROKOK, DAN MINUMAN KERAS
Narkotika
  Apakah yang dimaksud narkotika itu? Narkotika adalah zat – zat (obat) yang dapat mengakibatkan orang menjadi tidak sadar karena zat – zat tersebut bekerja mempengaruhi susunan syaraf pusat.
Narkotika ada dua macam, yaitu markotika alam dan narkotika synthetis. Yang termasuk narkotika alam adalah berbagai jenis candu, morphine, heroin, ganja, hashish, codein dan cocaine. Sedangkan narkotika synthetis adalah semua zat – zat (obat) yang termasuk ke dalam tiga golonan yaitu halusinogen, depresant dan stimulant.
  Sebenarnya berdasarkan Undang – undang Republic Indonesia nomer 9 tahun 1976 tentang narkotika dinyatakan bahwa, penyediaan dan penggunaan itu hanya terbatas untuk kepentingan pengobatan dan ilmu pengetahuan saja. Sebagai contoh penggunaan narkotika di kalangan medis adalah digunakan untuk melakukan pembiusan terhadap pasien yang akan menjalani operasi / pembedahan supaya dalam pelaksanan pembedahan, pasien tidak merasakan sakit. Jelas dalam pemakaiannya pun sudah di atur dan ditentukan dosisnya.
  Namun, dewasa ini sering terjadi penyalahgunaan narkotika dikalangan remaja yang dengan sengaja diedarkan oleh orang – orang yang tidak bertanggung jawab. Penyalahgunaan narkotika di kalangan remaja ini erat kaitannya dengan kenalan remaja, tentu hal ini sangat merugikan sekali khususnya bagi pemakai juga bagi masyarakat dan lingkungan pada umumnya. Padahal bagi siapapun yang mengedarkan dan memakainya akan dituntut secara pidana dengan tuntutan hukuman atau denda yang sangat tinggi sekali.
Perlu diketahui bahwa perbuatan – perbuatan yang dilarang yang menyakut masalah narkotika dan Undang – undang nomor 9 tahun 1976 adalah sebagai berikut :
  1. Dilarang secara tanpa hak menanam atau memelihara, mempunyai dalam persediaan, memiliki, menyiapkan atau menguasai tanaman papaver, tanaman koka atau tanaman ganja.
  2. Dilarang secara tanpa hak memproduksi, mengolah, mengekstraksi, mengkonversi, meracik atau menyediakan narkotika.
  3. Dilarang secara tanpa hak memiliki, menyimpan untuk memiliki atau untuk persediaan atau menguasai narkotika.
  4. Dilarang secara tanpa hak membawa, mengirim, mengangkut atau mentransito narkotika.
  5. Dilarang secara tanpa hak mengimpor, mengekspor, menawarkan untuk dijual, membeli, menyerahkan, menerima, menjadi perantara dalam jual beli atau menukar narkotika.
  6. Dilarang secara tanpa hak menggunakan narkotika terhadap orang lain atau memberkan narkotika untuk digunakan orang lain.
  7. Dilarang secara tanpa hak menggunakan narkotika bagi dirnya sendiri.
Penyalahgunaan narkotika di kalangan remaja disebabkan oleh beberapaoleh beberapa factor antara lain :
  1. Faktor lingkungan keluarga
a. Sikap orang tua yang terlalu keras;
b. Sikap orang tua yang masa bodoh terhadap anaknya;
c. Sikap orang tua yang memanjakan anaknya secara berlebihan.
  1. Faktor social
a. Kurangnya penyaluran bakat dan tenaga para remaja secara teratur dan terarah kepada kegiatan – kegiatan yang bermanfaat;
b. Menurunnya kewibawaan orang tua, sesepuh masyarakat, dan para petugas pemerintah;
c. Adanya kemerosotan moral dan mental orang dewasa;
d. Adanya gang – gang remaja;
e. Kurangnya tanggung jawab para pedagang;
f. Kelemahan aparataur pemerintah dalam mengawasi pemasukan, peredaran, dan pemakaian narkotika.
  1. Faktor kebudayaan asing
  2. Faktor ekonomi
  3. Faktor subuersif
Jenis – jenis obat yang sering disalah gunakan
  1. Obat golongan opium (Opium sintetik)
a. Metadon
b. Petidin, atau meperidin.
  1. Obat penenang
a. Pil tidur misalnya barbiturate dan kloralhidrat;
b. Penenang ringan misalnya diazepam, meprobamat;
c. Valium;
d. Pil BK.
3. Obat perangsang
a. Stimulan sintetik misalnya amfetamin, deksamfetamin;
b. Kokain.
4. Obat halusinogen
LSD (asam lisergik sietilamida), meskalin, PCP (fensiklidina).
5.Obat tidur
a. Magadon
b. Dumolid
c. Rohypnol
d. Casadon
Secara umum penaylahgunaan obat – obat terlarang oleh para remaja akan melalui tahapan sebagai berikut :
1. mencoba – coba;
2. suka menggunakan tapi hanya kadang – kadang saja;
3. mulai merasa ketagihan;
4. sudah ketergantungan;
Jenis – jenis zat terlarang yang sering disalahgunakan
  Pelarut yang mudah menguap atau obat yang suka dihirup seperti perekat gelatin, minyak tanah, aerosol, senyawa minyak bumi, toluena.
Pengaruh buruk dari penyalahgunaan narkotika
  Secara umum pemakaian narkotika secara sembarangan sangat berbahaya sekali, karena dengan dosis yang tidak tepat dapat berpengaruh buruk terhadap kesehatan. Biasanya pemaikai narkotika makin hari makin tambah dosisnya, sehingga lama kelamaan akan tergantung terhadap narkotika tersebut. Kejadian semacam ini tanpa disadari akibatnya, padahal akibat dari bertambahnya terus dosis yang dipakai akan mempengaruhi keadaan fisik maupun mental pemakainya.
Masalah narkotika ini sangat rumit sekali karena semua kegiatan dilakukan sangat rapi sekali, sehingga sangat sulit sekali untuk melacaknya. Sebenarnya masalah narkotika itu bukannya masalah yang timbul di Indonesia saja melainkan sukah menjadi masalah dunia, sebab di negara – negara lain pun apalagi di negara – negara yang sudah maju narkotika merupakan musuh utamanya kareana kalau hal ini dibiarkan terus beredar dalam jangka waktu panjang akan merusak bangsanya oleh karena itu semua Negara di dunia ini menyatakan perang terhadap narkotika.
Untuk mengatasi beredarnya narkotika, tiap – tiap Negara membuat peraturan – peraturan untuk menjaring para pelakunya, sebagai contoh di Malaysia bagi para penyelundup dan pengedar narkotika selalu dihukum mati. Dengan kerasnya hukuman itu kita bias mengambil maknanya bahwa narkotika itu sangat membahayakan sekali bagi kelangsungan suatu bangsa dan negara.
Bahaya yang diakibatkan oleh penyalahgunaan narkotika adalah :
1. Kondisi fisik dan mental menjadi abnormal seperti :
a. Gangguan terhadap saluran pernafasan;
b. Daya tahan menghadapi persoalan hidup menjadi lemah;
c. Malas, sikap masa bodo, tidak peduli;
d. Kehilangan semangat untuk belajar dan bekerja;
e. Pelupa, pikiran kabur;
f. Rasa gelisah, gugup, curiga, mudah tersinggung;
g. Cepat putus asa, pendiam, san suka menyendiri;
h. Mengakibatkan ketidaksadaran dan pingsan karena terganggunya otak dan susunan syaraf pusatnya;
i. Kelainan pada jantung dan darahnya;
2. Dapat mengakibatkan kematian.
Bahaya yang diakibatkan oleh penyalahgunaan obat
a. Kepribadian terganggu;
b. Gangguan pada lambung;
c. Terjadi keracunan;
d. Merusak pembuluh darah;
e. Daya ingat menjadi lemah;
f. Lekas marah;
g. Menyebabkan kematian.
Merokok
Merokok memang sangat sulit untuk dihilangkan, karena sudah menjadi kebiasaan. Kita dapat melihat sendiri setiap lingkungan sudah dapat dipastikan ada yang sedang merokok seperti di jalan, di terminal bus, di kantor, di pasar bahkan di kendaraan umum juga sering kita jumpai. Padahal merokok itu ditinjau dari segi kesehatan jelas sangat nampak sekali akibatnya.
Mengapa merokok berbahaya bagi kesehatan? Rokok terbuat dari tembakau, pada tembakau terdapat suatu zat yang disebut nikotin. Bagi orang mengisap rokok maka selain nikotin, karbon monoksida juga ikut terbawa masuk ke paru – paru, kemudian racun – racun tersebut masuk kealiran darah dan diedarkan ke seluruh tubuh. Unsur lain yang terdapat dalam asap rokok yang tidak dapat diserap adalah ter/tar, ter ini akan menempel pada paru – paru dan gigi. Yang menempel pada paru – paru akan mengakibatkan kanker paru – paru, selain itu resiko lain bagi perokok adalah kanker mulut dan kanker tenggorokan. Sedangkan nikotin yang terdapat dalam darah akan beredar keseluruh tubuh sudah barang tentu akan mempengaruhi organ – organ tubuh seperti terhadap jantung, akibatnya frekuensi denyut jantung akan meningkat dengan demikian jantung harus bekerja lebih giat bahkan sampai 10 kali lipat dari keadaan normal per menit.
Dari contoh kasus diatas kita sudah dapat menyimpulkan bahwa kebiasaan merokok sudah dapat dipastikan banyak sekali merugikan bagi kesehatan, oleh sebab itu bagi yang belum/ tidak merokok janganlah sekali – kali untuk mencobanya karena dari mencoba – coba itu akan menjadi ketagihan dan bagi yang sudah pernah atau termasuk perokok berat harus berusaha untuk tidak merokok.
Penyakit yang ditimbulkan akibat merokok
a. Kanker paru – paru;
b. Penyakit jantung;
c. Kanker mulut;
d. Kanker tenggorokan;
e. Tekanan darah tinggi;
f. Bronchitis kronis.
Minuman keras
  Apakah yang dimaksud dengan minuman keras? Minuman keras adalah minuman yang mengandung alkohol. Alkohol adalah cairan yang mudah menguap dan terbakar, seperti halnya narkotika minuman keras mempunyai pengaruh terhadap tubuh disamping itu dapat juga mengakibatkan ketagihan. Sekarang ini minuman keras sudah melanda para pelajar, sebab tidak jatang anak – anak sekolah kedapatan sedang minum minuman keras hingga mabuk hal ini tentu sangat memprihatinkan sekali karena semua pihak tidak menginginkan kejadian semacam itu.
Memang banyak faktor yang mempngaruhi keadaan seperti itu di antaranya adalah faktor lingkungan, pergaulan, keluarga dan yang sudah pasti harga minuman tersebut terjangkau oleh para pelajar dan mudah untuk mendapatkannya. Padahal pihak pemerintah melalui jajaran kepolisian dan aparat keamanan lainnya sering mengadakan operasi untuk memberantas minuman keras. Namun hasilnya tidak pernah ada karena yang memproduksi minuman keras tersebut masih tetap ada, dengan demikian upaya untuk memberantas/menertibkan minuman keras sangat sulit sekali.
Pengaruh dari kebiasaan meminum minuman keras terhadap tubuh manusia di antaranya adalah terganggunya susunan syaraf pusat, dengan demikian tidak heran jika orang yang keracunan alkohol pikirannya terganggu, kesadaran dan keseimbangan tidak terkontrol, tingkah lakunya tidak menentu. Jika kebiasaan menenggak minuman keras sudah berlangsung cukup lama akan menyerang dan merusak hati atau akan lebih populer disebut sakit liver dan akan menyerang lambung (maag).
Minuman keras terbagi menjadi 3 jenis yaitu :
1. minuman keras ringan, yaitu minuman kers yang kadar alkohonya rendah antara 2 sampai 4 persen, misalnya bir.
2. minuman keras sedang, yaitu minuman keras yang kadar alkoholnya antara 5 sanpai 9 persen misalnya minuman yang dibuat dari buah anggur.
3. minuman keras berat, yaitu minuman yang kadar alkoholnya tinggi lebih dari 10 persen seperti whisky.
Pengaruh minuman keras terhadap tubuh
a. terganggunya susunan syaraf pusat;
b. akan terjadinya kelumpuhan;
c. akan merusak sel – sel hati;
d. akan merusak lambung.
Pencegahan dan penaggulangan
  Untuk mencegah dan enanggulangi penggunaan narkotika, minuman keras dan obat – obat terlarang diperlukan siatu kesadaran, pengertian, pembinaan dan kerjasama dari semua pihak terutama dari pihak keluarga, sekolah, masyarakat dan pemerintahan. Dalam hal ini yang paling penting adalah tindakan preventifnya, dan yang lebih mudah melaksanakan tindakan preventif itu adalah dari pihak orang tua (keluarga) mengingat setiap hari waktu luang yan paling banyak adalah di lingkungan rumah. Oleh sebab itu, mula – mula dari rumahlah proses bimbingan dan pembinaan itu dilaksanakan. Tetapi yang paling pokok untuk mencegah ketertiban dengan benda – benda terlarang itu adalah remaja/pelajarnya itu sendiri mengingat informasi tentang masalah benda – benda terlarang itu telah sering di berikan baik dari segi kesehatan maupun hukum oleh orang tua maupun guru bahkan media elektronik dan media cetak juga sering memuat dan mengungkapkan hal itu dalam bentuk mencegah dari keterlibatan remaja dengan benda – benda terlarang itu adalah jangan sekali – kali mencobanya dan pergunakanlah waktu luang itu untuk kegiatan- kegiatan yang positif.
Sedangkan untuk proses penanggualangannya memerlukan suatu proses yang cukup lama dan memerlukan biaya yang cukup mahal. Seperti kita ketahui bahwa jaringan – jarignan pengedar narkotika, obat – obat terlarang dan minuman keras bekerja dengan sangat rapi sehingga upaya untuk memeranginya diperlukan partisipasi semua pihak dari seluruh lapisan masyarakat untuk bertekat memberantas keberdaan benda – benda terlarang itu di bumi Indonesia oni. Tindakan bagi pengedar dan pemakai benda – benda teralrang itu telah diatur secara hukum dalam Undang – undang nomor 9 tahun 1976, dan kita sekali dihukum seberat – beratnya bagi para penyelundup, pengedar, maupun pemakai benda – benda terlarang itu.
B. Gizi yang sesuai kondisi
  Apa yang dimaksud dengan zat gisi itu? Zat gizi itu adalah zat – zat yang diperoleh dari bahan makanan yang dimakan oleh kita. Tiap – tiap makanan yang dimakan oleh kita mempunyai nilai yang sangat penting bagi tubuh, dan nilai gizi tersebut tergantung dari jenis bahan makanannya itu sendiri.
Secara umum gizi yang diperlukan oleh kita mempunyai fungsi sebai berikut :
1. Untuk memperoleh proses tubuh dalam pertumbuhan dan perkembangan, terutama bagi mereka yang masih dalam pertumbuhan.
2. Untuk memperoleh energi guna melakukan kegiatan fisik sehari – hari.
Kedua fungsi diatas sudah termasuk memelihara proses tubuh dalam pertumbuhan dan perkembangan di antaranya yaitu penggantian sel – sel yang rusak dan sebagi zat pelindung dalam tubuh dalam menjaga keseimbangan cairan tubuh. Apabila dalam mekanisme kerja organ tubuh terpenuhi dengan baik, maka akan berpengaruh positif terhadap kemampuan dan kesehatannya. Seperti memiliki daya pikir dan daya untuk kegiatan fisik sehari – hari cukup tinggi.
Gizi yang terkandung dalam setiap jenis makanan tidak sama, karena jenis – jenis makanan itu ada yang mengandung gizi yang tinggi dan ada juga yang mengandung gizi yang rendah.
Perlu diingat bahwa tinggi rendahnya nilai gizi dalam setiap jenis makanan bukan ditentukan oleh mahal tidaknya harga makanan tersebut, tetapi benar – benar ditentukan oleh kandungan nilai gizinya. Oleh sebab itu, untuk memelihara keseimbangan kebutuhan dalam tubuh, idealnya kita harus memperhatikan “empat sehat lima sempurna” yang selalu dianjurkan oleh pemerintah.
Konsep empat sehat lima sempurna itu dimaksudkan untuk saling melengkapi gizi yang dibutuhkan oleh tubuh.
Gizi yang dibutuhkan oleh tubuh itu berasal dari tumbuh – tumbuhan (pangan nabati) dan dari hewani (pangan hewani).
Mengenai aktifitas fisik yang dilakukan oleh setiap orang selalu berhubungan dengan kebutuhan energi. Karena makin berat aktifitas fisiknya, maka energia yang diperlukan pun makin besar. Sedang energi didapat dari makanan yagn dikonsumsi oleh setiap orang. Agar antara aktifitas fisik dengan persediaan energi yang dibutuhkan berjalan seimbang, maka kita harus dapat memperkirakan kebutuhan makanan yang diperlukan dengan aktivitas yang dilakukan oleh kita. Karena kalau tidak demikian akan berpengaruh buruk terhadap tubuh, misalnya andaikata aktivitas fisik cukup berat dan makanan yang dikomsumsi kurang, maka untuk menutupi kekurangan itu tubuh kita otomatis akan mengambil cadangan energi yang ditimbun dalm tubuh. Tetapi jika terjadi sebaliknya yaitu aktivitas fisiknya kurang dan makanan yang dikonsumsinya cukup banyak, maka akan terjadi penimbunan zat – zat makanan dalam tubuh. Kalau hal itu berlangsung dalam waktu yang cukup lama akibatnya orang tersebut akan mengalami kegemukan.
Sebenarnya pemakaian energi itu dipengaruhi juga oleh beberapa faktor, yaitu :
a. Jaringan yang aktif dalam tubuh;
b. Besar dan luasnya bidang permukaan tubuh;
c. Jenis kelamin;
d. Usia/umur;
e. Komposisi tubuh;
f. Sekresi hormon;
g. Tonus otot;
h. Kondisi emosi dan mental;
i. Aktivitas tubuh;
j. Kehamilan;
k. Kondisi tubuh yang tidak sehat.
Sebagai pegangan dan patokan standar energi yagn digunakan seorang laki – laki atau wanita menurut penggolongan umur dapat dilihat pada tabel di bawah ini :
Kecukupan Energi Bagi Orang Indonesia
(Berdasarkan Komisi Ahli FAO/WHO 1973)
Jenis Kelamin
Golongan/Umur
(tahun)
Berat Tubuh
(kg)
Energi yang Digunakan
(kalori)
Laki – laki
Wanita
0,5_1
1_3
4_6
7_9
10_12
13_15
16_19
20_39
40_50
>60
10_12
13_15
16_19
20_39
40_59
>60
8,0
11,5
16,5
23,0
30,0
40,0
53,0
55,0
55,0
55,0
32,0
42,0
45,0
47,0
47,0
47,0
900
1160
1450
1790
2130
2280
2600
2530
2470
2020
1980
2100
1940
1880
1740
1500
Zat – zat makanan yang diperlukan oleh tubuh kita dapt dikelompokan menjadi 6 macam, yaitu :
1. Air;
2. Protein;
3. Lemak;
4. Karbohidrat;
5. Vitamin;
6. Mineral;
Menu yang sesuai dengan kondisi fisik dan kesehatan
Untuk menjaga kondisi fisik dan kesehatan tubuh kita diperlukan adanaya keseimbangan antara aktifitas fisik, isrtirahat, dan makanan. Khusus mengenai makanan, menu yang dikonsumsi oleh setiap orang hendaknya sesuai dengan kebutuhannya. Selain kesesuaian kebutuhan jumlah kalori yang dibutuhkan, diperlukan suatu cara dalam menyusun menu yang akan dihidangkan.
Hal –hal yang perlu di perhatikan dalam menyusun menu yang akan dihidangkan antara lain adalah :
a. Nilai gizi dari tiap makanan yangakan disajikan;
b. Harganya tidak terlalu mahal;
c. Pengolahannya tidak terlalu rumit;
d. Variasi dari jenis makanan yagn dihidangkan

Kamis, 16 Januari 2025

Permainan Sepak Bola


Permainan Sepak Bola





Video sepak bola

A. Menendang bola dengan berbagai bagian kaki
1. Menendang bola dengan punggung kaki
Awalan harus lurus dengan kaki tumpu diletakkan di samping bola dengan jari-jari menghadap ke depan dan lutut sedikit ditekuk. Pergelangan kaki ditekuk ke bawah sehingga punggung kaki menghadap bola. Selanjutnya lutut juga ditekuk  dalam-dalam. Bola di sepak dengan punggung kaki tepat pada titik tengahnya. Tendangan ini di lakukan apabila akan menembak ke arah gawang.

2. Menendang bola dengan kaki bagian dalam
Awalan harus lurus dengan kaki tumpu diletakkan di samping bola dengan jari-jari menghadap ke depan dan lutut sedikit ditekuk. Kaki sepak diputar ke luar pangkal paha sehingga kaki sepak membentuk sudut 90 derajat dengan kaki tumpu. Bola disepak tepat pada titik pusatnya.

3. Menggiring bola dengan kaki bagian dalam dan kaki bagian luar
Kaki yang digunakan untuk menggiring bola ditarik ke bawah dan diputar ke dalam pergelangan kaki ke arah kaki tumpu. Bola disentuh dengan kura-kura kaki bagian dalam atau bagian luar untuk bergerak maju atau apabila lintasannya melengkung. Posisi badan harus ditempatkan diantara bola dan lawan, sedangkan bola digiring dengan kaki yang jauh dari lawan .

B. Menerima dan mengoper bola
1. Menerima bola dengan telapak kaki
Kaki tumpu menghadap ke arah datangnya bola dan lutut sedikit ditekuk. Pergelangan kaki yang digunakan untuk menghentikan bola ditekuk ke atas sehingga bola dapat berhenti di bawahnya. Badan condong ke depan. Bola dihentikan di samping depan kaki tumpu.

2. Menerima bola dengan kaki bagian dalam
Kaki tumpu menghadap ke arah datangnya bola dan ditekuk pada lutut. Kaki yang digunakan untuk menerima diputar ke luar sehingga kaki bagian dalam menghadap ke arah datangnya bola. Mula-mula kaki yang digunakan untuk mengontrol bola digerakkan ke depan. Pada saat akan menyentuh bola, kaki ditarik kembali ke belakang. Bola dihentikan di samping kakin tumpu.

C. Mengontrol dan menendang bola yang dilambungkan
1. Mengontrol bola yang melambung dengan menggunakan kaki bagian dalam
Kaki tumpu menghadap ke arah datangnya bola dan lutut sedikit ditekuk. Lutut kaki yang digunakan untuk mengontrol bola ditekuk sedikit dan diangkat di depan badan dengan ujung sepatu kaki bagian dalam, dengan cepat kaki ditarik ke belakang untuk menghambat kecepatan bola.

2. Mengontrol bola yang melambung dengan menggunakan kura-kura kaki
Teknik ini dilakukan apabila bola jatuh tegak lurus. Kaki yang digunakan untuk mengontrol bola diangkat di bawah bola yang jatuh. Sesaat bola akan menyentuh kaki, kaki diturunkan dan pemain berusaha menghentikan bola pada kura-kura kaki. Agar bola tidak memantul jauh maka pergelangan kaki perlu dilemaskan.

D. Menembak ke gawang
Tujuan akhir dari permainan sepak bola adalah membuat gol sebanyak-banyaknya. Untuk menghasilkan tendangan yang keras biasanya menendang dengan menggunakan punggung kaki atau dengan ujung sepatu. Untuk menendang dengan ujung sepatu, kaki tumpu sedikit di tekuk pada lutut dan ujung jari menghadap ke depan. Kaki sepak diangkat dan membentuk sudut runcing dengan kaki bagian bawah, pergelangan kaki dikuatkan. Ayunan dilakukan dengan jalan meluruskan lutut. Ujung sepatu adalah daerah yang kontak dengan bola.

E. Bermain sepak bola
Untuk menjadi seorang pemain sepak bola yang baik, seseorang harus mempunyai minat dan bakat serta badan yang sehat. Disamping itu, ia harus menguasai beberapa teknik dasar bermain bola, seperti menendang, menggiring, mengoper, dan menembak ke arah gawang. Setiap permainan sepak bola terdiri dari dua regu yang saling berhadapan. Setiap regu terdiri dari 11 orang, termasuk penjaga gawang. Pertandingan berlangsung dua babak. Tiap babak 45 menit, istirahat 15 menit. Pertandingan dipimpin leh seorang wasit dan dibantu oleh dua hakim garis.

Selasa, 07 Januari 2025

Rabu, 13 November 2019

KEBUGARAN JASMANI


Kebugaran Jasmani – Sebagai manusia tentunya kita sangat perlu memperhatikan kesehatan tubuh, terutama jika kita melakukan banyak aktivitas setiap harinya. Karena jasmani yang bugar akan menjadikan hidup lebih semangat.
Daftar Isi [hide]

Pengertian Kebugaran Jasmani

Apa yang dimaksud kebugaran jasmani?
Kebugaran jasmani adalah kesanggupan tubuh untuk melakukan aktivitas tanpa mengalami kelelahan yang berarti dan masih memiliki cadangan tenaga untuk melakukan kegiatan yang lain.
Klasifikasi kebugaran jasmani menurut organisasi kesehatan di seluruh dunia diartikan sebagai:
  • Sehat, adalah terbebasnya tubuh baik fisik maupun mental dari segala penyakit.
  • Bugar, adalah kemampuan seseorang untuk melakukan aktivitas sehari-hari secara maksimal, dan masih mempunyai. cadangan tenaga tanpa mengalami kelelahan yag berlebih
Hakikat kebugaran jasmani adalah hal yang berhak diperlukan oleh tubuh untuk mendapatkan kebugaran jasmani. Misalnya ketika kita mengantuk maka mata berhak untuk istirahat sejenak.

Konsep Kebugaran Jasmani

Kebugaran Jasmani tidak hanya menggambarkan kesehatan. tetapi lebih merupakan cara mengukur individu melakukan kegiatannya sehari-hari.
Tiga hal penting dalam kebugaran jasmani, yaitu:
  1. Fisik, berhubungan dengan otot, tulang, dan bagian lemak.
  2. Fungsi Organ, berhubungan dengan efisiensi sistem jantung, pembuluh darah, dan paru-paru (pernafasan)
  3. Respon Otot, berhubungan dengan kecepatan, kelenturan, kelemahan, dan kekuatan.
Kebugaran jasmani yang dibutuhkan oleh setiap orang berbeda-beda, tergantung sifat tantangan fisik yang dihadapi.

Unsur Unsur Kebugaran Jasmani

Terdapat 10 unsur komponen penyusun kebugaran jasmani:
  1. Kekuatan (Streght)
  2. Daya tahan (Endurance)
  3. Daya Otot (Muscular Power)
  4. Kecepatan (Speed)
  5. Daya lentur (Flexibility)
  6. Kelincahan (Agility),
  7. Koordinasi (Coordination)
  8. Keseimbangan (Balance)
  9. Ketepatan (Accuracy)
  10. Reaksi (Reaction)
Nah berikut ini pengertian dari setiap unsur kebugaran jasmani dan bentuk latihannya:
1. Kekuatan (Strength)
Kekuatan adalah kemampuan dalam mempergunakan otot untuk menerima beban sewaktu  bekerja. Kekuatan otot dapat diraih dari latihan dengan beban berat dan frekuensi sedikit.
Bentuk latihan kekuatan:
  • squat jump, melatih kekuatan otot tungkai dan perut.
  • push up, melatih kekuatan otot lengan.
  • sit up, melatih kekuatan otot perut.
  • angkat beban, melatih kekuatan otot lengan
  • baak up, melatih kekuatan otot perut

2. Daya Tahan (Endurance)

Daya tahan adalah kemampuan seseorang dalam memakai organ tubuhnya seperti jantung dan paru-paru secara efektif dan efisien dalam melakukan aktivitasnya.
Contoh latihan yang manfaatnya bisa meningkatkan daya tahan:
  • lari 2,4 km
  • lari 12 menit
  • lari multistage
  • lari naik turun bukit

3. Daya Otot (Muscular Power)

Daya otot disebut juga daya ledak otot (explosive power) adalah kemampuan seseorang dalam menggunakan kekuatan maksimum yang dikerahkan dalam waktu se singkat-singkatnya.
Macam-macam latihan yang digunakan:
  • Vertical jump, untuk melatih daya ledak otot tungkai.
  • Front jump, untuk melatih kemampuan otot betis dan tungkai.
  • Side jump, melatih daya ledak otot tungkai dan paha.

4. Kecepatan (Speed)

Kecepatan merupakan kemampuan seseorang dalam melakukan gerakan berkesinambungan dalam waktu se singkat-singkatnya.
Bentuk latihan yang dilakukan untuk meningkatkan kecepatan adalah berlari 50-200 meter.

5. Daya Lentur (Flexibility)

Daya lentur melihat pada efektivitas tubuh manusia dalam menyesuaikan diri dengan gerakan atau aktivitas yang mengandalkan kelenturan tubuh.
Contoh latihan yang dapat melatih daya lentur adalah senam, yoga, dan renang.

6. Kelincahan (Agility)

Kelincahan merupakan kemampuan seseorang dalam menyesuaikan diri dengan posisi-posisi tubuh seperti dari depan ke belakang, atau dari kiri ke kanan.
Olahraga yang membutuhkan kelincahan diantaranya yaitu sepak bola dan bulu tangkis. Bentuk latihan kebugaran jasmani nya dengan  lari zig-zag dan naik-turun anak tangga.

7. Koordinasi (Coordination)

Koordinasi merupakan kemampuan seseorang dalam menyatukan gerakan tubuh berbeda ke dalam satu gerakan yang efektif.
Bentuk latihan nya yaitu dengan cara memantulkan bola pada tembok dengan tangan kanan dan menangkapnya kembali menggunakan tangan kiri. Membutuhkan kemampuan gerak insting yang kuat dan juga konsentrasi yang tinggi.

8. Keseimbangan (Balance)

Keseimbangan merupakan kemampuan untuk mengendalikan organ dan syaraf otot sehingga bisa mengendalikan gerakan tubuh dengan baik.
Senam dan loncat indah merupakan olahraga yang mengandalkan keseimbangan. Keseimbangan bisa dilatih dengan beberapa macam latihan sikap lilin, berjalan di atas balok kayu, dan berdiri dengan tangan sebagai tumpuannya.

9. Ketepatan (Accuracy)

Ketepatan adalah kemampuan dalam mengendalikan gerakan sesuai dengan sasaran.
Seperti permainan olahraga bowling, memanah. Salah satu latihan untuk melatih ketepatan yaitu melempar bola pada keranjang atau sasaran tertentu.

10. Reaksi (Reaction)

Reaksi merupakan kemampuan seseorang dalam menanggapi rangsangan atau stimulus yang diberikan orang lain.
Bentuk latihan kebugaran jasmani untuk melatih ketepatan reaksi adalah lempar tangkap bola.

Manfaat Kebugaran Jasmani

Berikut ini 10 manfaat yg diperoleh dari kebugaran tubuh.
  1. Meningkatkan sirkulasi darah dan sistem kerja jantung
  2. Meningkatkan stamina dan kakuatan tubuh sehingga tubuh menjadi lebih energik
  3. Memiliki kemampuan pemulihan organ-organ tubuh secara tepat setelah latihan
  4. Memiliki respon tubuh yang tepat
  5. Mengurangi risiko obesitas
  6. Mencegah penyakit jantung
  7. Menurunkan tekanan darah tinggi
  8. Mengatasi depresi
  9. Meningkatkan energi
  10. Terhindar dari osteoporosis (tulang keropos)
fungsi dan tujuan utama latihan kebugaran jasmani adalah:
  • Meningkatkan daya tahan tubuh
  • Meningkatkan kelentukan persendian
  • Meningkatkan kekuatan otot dan kecepatan
  • Meningkatkan sistem sirkulasi darah, sistem saraf, dan fungsi jantung.
  • Mempertahankan dan menyelaraskan kondisi tubuh dalam kehidupan sehari-hari
Adapun Tes Kebugaran Jasmani Indonesia (TKJI) yang digunakan untuk mengukur tingkat kebugaran jasmani seseorang, yaitu:
  1. Tes Denyut Nadi Maksimal (DNM)
  2. Tes Harvard Step Test
  3. Tes lari cepat 60 meter
  4. Tes gantung siku tekuk (pull up)
  5. Tes baring duduk (sit up)
Sehingga kesimpulan ringkas yang bisa kita peroleh dari penjelasan diatas bahwa semakin baik gaya hidup seseorang maka semakin baik pula tingkat kebugaran jasmaninya. Dimana kebugaran jasmani  menunjang interaksi di lingkungan sekitar.